Cara Memeriksa Ignition Coil

Category : Tips Estutrans
Cara Memeriksa Ignition Coilby estutranswebon.Cara Memeriksa Ignition CoilCara Memeriksa Ignition Coil Ignition Coil atau bisa disebut Coil Pengapian pada mobil dan sewa mobil semarang berfungsi unuk menaikkan tegangan bateraimenjadi 10 KV atau lebih dengan mempergunakan ignition coil dan kemudian membagi-bagikan teganagn inggi tersebut ke masing-masing Busi melalui distributor dan kabel tegangan tinggi. Pada motor bensin, campuran udara dan bahan bakar yang dikompresikan […]

Cara Memeriksa Ignition Coil

Ignition Coil atau bisa disebut Coil Pengapian pada mobil dan sewa mobil semarang berfungsi unuk menaikkan tegangan bateraimenjadi 10 KV atau lebih dengan mempergunakan ignition coil dan kemudian membagi-bagikan teganagn inggi tersebut ke masing-masing Busi melalui distributor dan kabel tegangan tinggi. Pada motor bensin, campuran udara dan bahan bakar yang dikompresikan didalam silinder harus dibakar untuk menghasilkan tenaga sistem pengapian berfungsi untuk membakar campuran udara dan bensin didalam ruang bakar pada akhir langkah kompresi. Sistem pengapian yang digunakan adalah pengapian listrik, dimana untuk mengahsilkan percikan api digunakan tenaga listrik sebagai pemercik api.

Pada sistem pengapian ignition coil berfungsi untuk membangkitkan tegangan 12 volt yang diterima dari baterai menjadi tegangan tinggi (10 KV atau lebih) yang diperlukan untuk menghasilkan loncatan bunga api pada busi. Kontruksi koil sangatlah sederhana, sehingga ignition coil tidak terlalu banyak perawatannya. Walaupun demikian pada kondisi tertentu ignition coil perlu diperiksa agar kemampuannya bisa diketahui. Dewasa ini pada sistem pengapian konvensional, selain menggunakan koil biasa, juga terdapat sistem pengapian yang koilnya dilengkapi dengan external resistor atau internal resistor, kedua jenis diatas pada dasarnya sama hanya penempatannya saja yang berbeda. Tahanan (ballast resistor) ini dipasang dengan tujuan agar arus primer tidak melebihi 4 ampere dimana akan mempercepat kerusakan pada platina, dan juga untuk mencegah kelebihan panas pada koil yang bisa menyebapkan koil meledak, mobil mogok, dsb. Berikut ini merupakan beberapa Cara Memeriksa Ignition Coil :

  • Memeriksa kumparan primer

Periksa kumparan primer dengan menggunakan ohmmeter pada skala “X satu” ohm. Hubungkan kedua kabel ohmmeter pada terminal (-) dan (+) koil. Baca penunjukkan pada ohmmeter dan bandingkan dengan spesifikasi pabrik.
Spesifikasi Tahanan kumparan primer :

-Tanpa Internal Resistor : 1,3 – 1,6 ohm
-Dengan Internal Resistor : 1,5 – 1,9 ohm

  • Memeriksa kumparan sekunder

Untuk memeriksa tahanan kumparan sekunder gunakan skala 1000 (kilo)ohm. Hubungkan salah satu kabel ohmmeter pada terminal (-) koil dan kabel yang lain dihubungkan pada terminal tegangan tinggi. Baca ohmmeter dan bandingkan dengan spesifikasi pabrik.
Spesifikasi Tahanan kumparan skunder :

-Tanpa Internal Resistor : 10,7 – 14,5 k ohm

-Dengan Internal Resistor : 13,7 – 18,5 k ohm

  • Memeriksa tahanan isolasi

Hubungkan salah satu kabel ohmmeter pada terminal (+) koil dan kabel yang lain pada badan/pemegang koil. Bila koil dalam keadaan baik maka penunjukkan jarum pada ohmmeter ke arah tidak terhingga.

  • Memeriksa ballast resistor

Untuk memeriksa external resistor, gunakan skala “X satu ohm”. Hubungkan kabel ohmmeter seperti ditunjukkan pada gambar berikut ini. Untuk yang dengan internal resistor antara terminal + koil dan B. Sedangkan pada koil yang menggunakan external resistor caranya seperti pada gambar dibawah ini. Baca penunjukkan tahanan pada ohmmeter dan bandingkan dengan spesifikasi pabrik.
Spesifikasi Tahanan ballast :

-Tahanan External Resistor : 1,1 -1,3 ohm

-Tahanan Internal Resistor : 0,9 – 1,2 ohm

 

Cara Memeriksa Ignition Coil diatas bukan hanya bisa dicoba dalam Mobil saja namun kami agen jasa juga melakukannya pada mesin rental bus pariwisata jepara dan kendaraaan lainnya. Semoga Tips dari kami bisa membantu anda dan selamat mencoba.

Avatar for estutransweb

Author: 

Related Posts

Leave a Reply